Jumaat, 11 Februari 2011



Saudaraku, sidang pembaca yang budiman.Bersempena maulidurrasul minggu depan marilah kita sama2 merenungi kisah baginda, Sebagai muslim, siapa yang tidak kenal kepada Nabi Muhammad SAW ? Rasulullah SAW tercatat sebagai pemimpin yang handal dan sukses. Handal sebagai pemimpin umat, sukses didalam melaksanakan tugas kenabian. Saat itu di tengah-tengah kebiadaban kekejaman dan kebobrokan akhlak masyarakat jahiliyah di kota Mekkah lahirlah seseorang yang nantinya akan menjadi utusan Allah dari bangsa Quraisy. Bernama Muhammad putra Abdullah, ibunya bernama Siti Aminah. Terlahir pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah bertepatan dengan tanggal 20 April tahun 571 M. Tidak dapat dipungkiri, kehadiran Nabi SAW telah berhasil mengikis habis prilaku jahiliyah dan mengubahnya dengan keimanan kepada Allah SWT. Beliau berjuang mengembangkan agama Islam selama 23 tahun di dua tempat yaitu kota Makkah selama 13 tahun dan kota Madinah selama 10 tahun. Selama 23 tahun perjuangan beliau melaksanakan tugas mulia dari Allah SWT dengan sikap jujur, memelihara amanah, rajin, ulet, mandiri, bertanggung jawab, berani memikul risiko dan berkeperibadian yang baik serta berbudi pekerti yang patut diteladani dan Nabi SAW telah berhasil menegakkan agama Allah, menyampaikan (Syiar dakwah Islam) ajaran agama yang berharga itu kepada umat manusia.
Saudaraku, sidang pembaca.detik-detik terakhir wafatnya Rasulullah SAW, sebuah kisah nyata yang begitu mengagumkan sekaligus mengharukan serta menggetarkan dada setiap insan-insan beriman seperti berikut ini.
Ketika dakwah sudah semakin sempurna dan Islam sudah mengendalikan keadaan, mulailah tampak tanda-tanda perpisahan Rasulullah SAW dengan kehidupan. Hal tersebut tampak dari perasaan, ucapan dan perbuatan beliau (Nabi SAW). Pada tahun 10 H. Rasulullah SAW mengumumkan akan melaksanakan ibadah Haji (Haji Wada’). Pada tanggal 8 Dzulhijjah (hari Tarwiyah) Rasulullah SAW menuju Mina, setelah itu berangkat ke Arofah dan beliau singgah di Namirah lantas berangkat lagi hingga lembah Wadi’ di sana sudah berkumpul sekitar 144.000 manusia. Nabi SAW menyampaikan khotbahnya (Khatbah Wada’ di Arofah). :
”Wahai manusia, dengarlah ucapanku, karena sesungguhnya mungkin aku tidak akan menjumpai kalian lagi setelah tahun ini di tempat wakaf ini selamanya. Sesungguhnya darah dan harta kalian suci, sebagaimana sucinya hari ini dan Negeri ini. Ketahuilah semua perkara-perkara jahiliyah berada dibawah kakiku tidak berlaku, begitu juga dengan darah jahiliyah telah tidak berlaku. Darah pertama yang aku batalkan adalah darah Rabi’ah bin Al-Harist yang dahulu disusui di Bani Sa’ad lalu di bunuh oleh Hudzail. Riba jahiliyah juga telah tidak berlaku dan riba pertama yang aku batalkan adalah ribanya Abbas bin Abdul Muththalib, sesungguhnya semuanya tidak lagi berlaku. Bertawakalah kalian kepada Allah SWT dalam urusan wanita, karena kalian mengambil mereka dengan amanah Allah, kalian halalkan kehormatan mereka dengan kalimat Allah. Untuk itu, hak kalian adalah bahwa istri-istri kalian tidak boleh menghamparkan alasnya kepada orang yang kalian tidak sukai. Jika mereka melakukan hal itu, pukullah mereka dengan pukulan yang tidak melukai. Sedang hak mereka yang merupakan kewajiban kalian adalah diberi nafkah dan sandang yang layak. Aku tinggalkan untuk kalian sesuatu yang tidak akan membuat kalian tersesat jika berpegang teguh kepadanya, yaitu Kitabullah. Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada Nabi setelahku, tidak ada umat setelah kalian. Maka sembahlah Rabb kalian, shalatlah lima waktu, puasalah di bulan kalian (Ramadhan), tunaikanlah zakat harta kalian yang akan mensucikan diri kalian, tunaikanlah Haji ke Baitullah, ta’atilah pemimpin kalian, kalian akan masuk syorga Tuhan Rabb kalian.”
Nabi Muhammad SAW, Nabi termulia, Rasul paling agung telah wafat. Telah berpulang kerahmatullah manusia yang paling mulia, seorang Nabi dan Rasul yang sangat mencintai umatnya, seorang bangsawan Quraisy yang handal sebagai pemimpin umat, yang sukses menjalankan tugas kenabian, telah berpulang Nabi dan Rasul terakhir yang kepribadiaannya oleh Allah SWT telah dipersiapkan buat panutan umat, telah berpulang orang yang tidak pernah memakai sutera, telah berpulang orang yang keluar dari dunia dengan perut yang tidak pernah kenyang dari gandum, telah berpulang orang yang lebih memilih tikar dari sebuah singgasana, telah berpulang orang yang jarang tidur diwaktu malam karena takut Neraka Sa’ir. Peristiwa ini terjadi pada waktu Dhuha, hari Senin tanggal 12 Rabbiul Awal tahun 11 H. Tepat pada usia beliau (Rasulullah SAW) 63 tahun lebih 4 hari. Wallahu ’alam Bissawab.

Mari kita berselawat ke atas baginda semoga kita mendapat syafaat diakhirat...

Jangan lupew Follow,komen,like and share ok =)

0 ulasan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...