create your own banner at mybannermaker.com!

Jumaat, 24 Disember 2010

Jodohku..... aku rindu kamu....

Assalammu'alaikum........

Apa kabar jodohku? Baik-baik saja kan?? Berat rasanya kantung mataku tertutup. Bagaimana dengan kamu? Apa kamu slalu terbangun disepertiga malam terakhir? Dan apakah mulutmu trs menerus berdzikir dimalam itu?

Jujur aku rindu kamu....jodohku...,,
Tapi saat ini blm saatnya untuk kita bertemu, bukannya aku tak mau..,atau aku tak rindu. Tapi memang karna perjalanan kita masih panjang. Dan masih banyak kewajiban yg harus kita penuhi sayang..,,Terkadang aku berfikir...apa nanti saat subuh tiba kau akan membangunkanku??Mengajakku bertafakur dan bersujud kepada-Nya??

Berat hati ini menantimu, gelisah pula hati ini memikirkanmu. Apa kau slalu hiasi langkahmu dengan kebaikan-kebaikan? Dan apakah nanti saat Dzuhur tiba..
kau akan meninggalkan kesibukanmu sementara, untuk menghadap-Nya?


Jodohku...sehatkah kamu?
Kalau saja aku berada disampingmu saat ini, mungkin aku akan merawatmu dengan penuh kasih sayang.,

Jodohku sabar dan tenanglah...
aku disini masih bersabar menantimu,Hatimu tak sedang terluka kan? tersenyumlah... karna aku yakin kebahagiaan akan slalu menyertai kita,Jikalau detik ini hatimu sedang terluka, ambil air wudlulah... dan mendekatlah kepada-Nya.,Tapi disini ak berharap kau baik-baik saja..,

Hmm....
waktu ini memang terasa lama buadku.,tapi ak yakin takkan lama lagi kau akan hadir menyapaku dan mengajakku untuk melakukan shalat fardhu.
Dan sering pula kau akan menyanyakan.. " Sudah shalatkah kau sayang?"

Jodohku...aku rindu..,
Kapan kita bertemu? Begitu banyak hal yg ingin ku ceritakan kepadamu. Begitu banyak pula harapanku untuk menantikan nasihat2mu. Hati ini kosong...dan hati ini tak sabar menanti kehadiranmu yg kan membalut dan menyembuhkan luka dihatiku.

Jodohku...
apa kau jg rindu padaku? Bagaimana dengan Qur'an mu? Sudahkah kau baca diantara maghrib dan isya'? Apa yg kau pahami dari surah itu? Ceritakanlah kepadaku....Aku siap mendengarkan., dan begitu jg dengan keluh kesahmu,aku siap berbagi sayang...

Perubahan apa yg kau lakukan dari hari ke hari sayang? semakin membaikah? Tak kau sentuh kan hal-hal yg dilarang agama?
Aku berharap seperti itu...Jodohku....
disetiap langkahku dan seusai shalatku..
ku titipkan AL -Fatihah untukmu,agar kau slalu berada dijalan-Nya..

Sabar ya sayang, waktu-waktu ini bukanlah waktu yg lama..
Jangan sampai kau salah jalan sayang.,Salam rindu pula untuk orang tuamu, baik-baikah mrk?Masihkah kau jaga mereka dg kasih sayangmu?Dan sudahkah kau bersyukur??

Sayang...
nantilah aku, dgn berbagai kebaikan yg nantinya akan membawa Rahmat untuk kita, Jagalah dirimu dari hal-hal yang dilarang agama. Karna aku mencintaimu secara tulus...



Jodohku...
bersiaplah kau untuk mencintaiku scara tulus dan mau menerima segala kekuranganku...dan membenarkanku dikala ak salah.Sayang... berusahalah! Kita pasti akan sukses! Bahagiakan orang tuamu...dengan menjaga sikapmu dan tuturkatamu..

Aku yakin kau adalah orang yang sabar, orang yang cakap untuk memimpin kelak.
Jgn pernah merasa sepi..
karna aku disini masih setia menantimu, dan disini aku masih setia menjaga kehormatanku.


Sayang...
kalau siang sudah berlalu..pejamkan matamu dg buaian do'a, begitu juga ucap do'a dariku selalu menyertaimu...
Smoga ALLAH selalu menjadikan kita dijalan yang benar. AMin...


Jodohku...
Tak terasa pena ini telah banyak kui goreskan diatas kertas putih ini, yg memang benar ini adalah tanda kerinduanku kepadamu.,
Ingatlah sayang...
aku slalu ada untukmu...
Untuk itu jgn pernah kau merasa sendiri atau sepi..


Hmm...semoga kerinduanku ini akan terjawab,seiring berjalannya waktu.
Salam hormatku dan sayangku untukmu......

Wassalammu'alaikum
Jangan lupew Follow,komen,like and share ok =)

SURAT KEPADA TUHAN

Tuhan...
Malam ini kembali aku mengetuk pintu Mu
Lewat derasanya doa dan pujian yang terlantun
Dalam isak tangis yang mengiba
Ku bersimpuh di haribaan Mu
Pada setiap waktu ku yang tersisa
Berusaha untuk tetap tegak dan tegar
Menghadang setiap badai dalam hidup
Menepis gemuruh ragu dalam kalbu
Illahi Rabb....
Engkau lah kekuatan dalam setiap jengkal nadi ku
Mencengkram erat di setiap hembusan nafas ku
Membuncah rasa rindu ku pada Mu
Menggema di dalam relung kalbu
Aku takut yaa Rabb...
Tak bisa penuhi setiap janji yang terucap
Tak bisa menahan kenikmatan dunia yang mempesona
Bahkan tak bisa kendalikan nafsu angkara yang membelenggu
Yah nafsu ini begitu kuat menggoda
Berusaha luruhkan rasa Cinta ku pada Mu
Mengesampingkan nikmat yang telah Engkau beri
Menafikkan Engkau seakan Kau tiada
Bantu aku ya Rabbi...
Tepiskan segala resah yang menyelimuti hati
Hilangkan semua gelisah yang memeluk raga
Buang setiap keraguan yang mendekap kalbu
Ulurkan tangan Mu di sepanjang jalan ku
Berikan Cahaya Mu menerangi langkah ku
Jangan biarkan aku terjerebab lagi dalam lumpur dosa
Pegang aku ya Allah...
Pegang erat jiwa ku yang selalu ingin mengembara
Berkelana mencari cinta hakiki Mu
Mengeja ayat demi ayat di dalam Kitab Suci Mu
Agar kau tak berpaling dari ku
Tuhan...
Tutup semua pintu dosa ku
Jangan biarkan lautan dosa menenggelamkan ku
Dalam buih-buih kenistaan yang menggunung
Ijinkan aku menapaki kaki-kaki langit
Mencari dan menemukan cinta sejatiku
Karena ku tahu ya Rabbi...
Hanya cinta Mu yang paling hakiki,,,
Jangan lupew Follow,komen,like and share ok =)

LUAHAN KANDA..

Kehadapan dinda yang amat aku kasihi…
Dinda,
Aku tahu kau selama ini merinduiku..
Aku tahu kau selama menyayangiku..
Aku tahu kau selama ini menungguku..
Tapi,
Ingatlah dinda,aku buat semua ini semata-mata..
Untuk mendapat keredaanNya..
Semata-mata untuk kebahagiaan kita bersama..
Dinda,
Aku tahu jika sewaktu dulu..
Kita selalu main SMS..
Aku tahu jika sewaktu dulu..
Kita selalu menelefon antara 1 sama lain..
Aku tahu juga jika sewaktu dulu..
Kita mengadu kasih bersama..
Tapi dinda..
Adakah dinda tahu??
Kenapa aku buat semua itu..
Inilah jawapannya..
Pertama kenapa aku kurang main sms..
Kerana aku dengan IBU dan AYAHku juga tidak selalu bersms..
Adakah patut seorang anak melebihkan seseorang yg lagi penting dalam hidup??
Kedua kenapa aku kurang menelefon..
Kerana aku takut dengan menelefon itu akan mendatangkn nafsu yg di tiupi syaitan durjana..
Kerana aku takut dengan menelefon itu juga kita akan mengadu domba..
Adakah kita pernah meluahkan perasaan kita pada ilahi??
Adakah pernah kita meluahkan rasa SAYANG,CINTA,RINDU pada Allah??
Renungkan..
Sudah berapa kali kita meluahkan perasaan tersebut
tapi BERAPA KALIKAH KITA PERNAH MELUAHKAN PADA IBU DAN BAPA KITA??
Ketiga kenapa aku tidak mengadu kasih bersama..
Kerana dengan mengadu kasih itu kita akan SELALU MERINDUI..
Di setiap masa, setiap saat, setiap jam..
Tapi adakah kita pernah terfikir berapa kali kita MERINDUI Nabi MUHAMMAD??
Berapa kalikah kita merindui IBU yg sewaktu dulu melahirkan,membesarkan,mendidik..?
Berapa kali kita merindui MEREKA??
Dinda..
Harapan aku hanya kebahagiaan kita disuatu hari nanti..
Harapan aku hanya berkekalan serta ukhwah kita berpanjangan..
Harapan aku hanya untuk MENDAPAT KEREDHAAN drp Allah..
Dinda andai aku selama ini menyakiti..
Andai aku selama ini melupaimu..
Ingatlah..
Aku izinkan dinda pergi mencari LELAKI yang lebih baik dari aku..
Aku memberikan kebebasan kepada dinda jika tidak dpt menungguku..
Aku izinkan dinda pergi dari kenangan kita bersama…
Akhirnya…
Maafkan aku..
Jika aku pergi sebelummu..
Ingatlah kenangan dan impian kita bersama…
Ingatlah dihatiku hanya ada namamu dan selamanya tetap dan tidak pernah berubah..
Hanya DOA dan HARAPAN sahaja mengiringi…
Semoga kasih dan rahmat drp Allah merestui hubungan kita..

BUAT DINDA YANG AMAT AKU KASIHI…

Jangan lupew Follow,komen,like and share ok =)

KERANA CINTA, AKU TINGGALKAN CINTA

Sebenarnya sudah lama saya ingin kongsi kisah saya ini dgn sahabat-sahabat sekalian. Tapi , setiap kali laptop saya buka, jari ini jadi kaku untuk menulis. Tapi akhirnya saya nekadkan juga untuk menulis tentang ini. Hati saya bagai ditarik-tarik untuk menulis.Saya sudah tidak berdaya untuk pendam segalanya. Saya bimbang jika makin saya pendam,saya akan makin tersiksa dalam dunia saya sendiri. Doa saya semoga Allah ampuni saya atas segala apa yang saya lakukan ini. Apa yang akan saya coretkan ini adalah sekadar buat tatapan sahabat-sahabat sekalian. Ia adalah pengalaman saya sendiri. Ia hadir dari lubuk hati saya sendiri. Bukan fantasi atau rekaan semata. Saya tidak bermaksud untuk mengeluh apatah lagi mengingkari apa yang telah Allah tetapkan kepada saya.

Kisah ini saya ceritakan supaya apa yang saya lalui tidak berlalu begitu saja tanpa saya kongsi dan tanpa saya rekodkan sebagai panduan bagi diri saya untuk hari-hari kemudian. Ianya terjadi sewaktu saya berada dalam tahun 2 diploma dan si dia berada dalam tahun akhir diploma. Kebetulan kami belajar di tempat yg sama dan dalam jurusan yang sama di Bangi. Saya juga adalah seperti kalian semua. Manusia biasa yang punya fitrah untuk dicintai dan mencintai. Kamar hati saya ini sepi dan tidak pernah saya isikan dengan cahaya atau cinta dari mana-mana lelaki. Ianya suram dan sepi. Hinggalah akhirnya saya bertemu dengan seseorg.

Pertemuan saya dan dia terjadi sewaktu saya mengikuti aktiviti rehlah kelab. Itu pertemuan pertama. Tidak kenal pun, tapi perkenalan kami bermula hanya melalui sms dan demi Allah , saya ikhlas menghulurkan salam persahabatan padanya hanya kerana Allah. Tapi, semua yang terjadi telah ditakdirkan , dan saya tidak menduga akhirnya saya mula jatuh cinta dengan dirinya. Saya sendiri tidak sedar bila perasaan itu mula bercambah. Demi menjaga maruahnya , cukuplah kalau dia hanya dikenali sebagai “Mukhlis Sadiqy”. Gelaran itu saya sendiri yg berikan padanya kerana pada saya dia merupakan seorang sahabat yang ikhlas. Benarkah? Erm,hanya Allah dan dia saja yang tahu sejauh mana tahap keikhlasannya.

Perwatakannya sopan dan dia fasih berkata-kata, lebih-lebih lagi apabila melibatkan soal agama. Jalannya hanya menundukkan wajah. Dia seakan-akan takut untuk bertentang mata dengan wanita. Tindakannya itu wajar kerana dari mata segalanya boleh terjadi. Walaupun antara saya dan dia , kami tidak pernah bersua secara berhadapan, tapi setiap kali bicaranya melalui sms itu menambat hati saya. Saya senang berbicara soal-soal agama dengannya, Namun, iman saya mula goyah, taqwa mula merapuh, nafsu merasuk nurani suci, lalu hati tunduk pada bisikan syaitan nan keji. Hanya sms. Nampak macam baik kan? Tidak pernah berbicara secara berhadapan tapi hanya sms. Sesetengah orang akan berpendapat bahawa cara saya itu betul , tapi sebenarnya ia silap sama sekali. Dan saya akhirnya menyedari kesilapan itu.

Sms itu sebenarnya hanya 1 alasan bagi saya. Ianya mungkin nampak agak baik,walhal tujuannya tetap sama dan ianya tetap salah. Niat baik itu tidak pernah menghalalkan cara. Yang batil tetap batil. Yang haq tetap haq. Allah pernah berfirman :

“Dan (juga) kaum Ad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam.” (Surah Al-Ankabut,29:38)

Kalau difahami ayat ni, sebenarnya apa yang berlaku pada saya ialah, syaitan telah buat saya pandang baik pada perkara buruk yang saya lakukan. Memang pada mulanya niat saya baik, tapi syaitan itu sangat licik. Dia akan sedaya upaya buat saya terjerumus ke dalam kemaksiatan.

Matlamat baik saya itu tidak pernah menghalalkan cara saya. Selama hampir setahun saya leka dengan perasaan ini sendiri, akhirnya saya menyedari kesilapan yang telah saya lakukan ini. Saya terlalu asyik dengan cinta ini sehingga saya terlupa pada Pemilik Cinta yang sebenar. Sungguh, saya rasa terlampau berdosa dengan diri ini dan dengan dirinya sendiri. Saya telah menjadi fitnah bagi dirinya , kerana sedikit sebanyak saya telah melalaikan hatinya. Walaupun antara kami tidak pernah punya apa-apa yang istimewa , tapi saya tahu yang saya telah banyak menyusahkan dan meresahkan hatinya.


Saya panjatkan kesyukuran kerana Allah swt mengurniakan hidayah-Nya pada saya dan saya kembali menyedari kesilapan yang saya lakukan. Silap saya kerana punya cinta ini dihati. Tidak seharusnya saya begitu mudah melafazkan cinta dan meluahkan rindu. Saya seharusnya sedar pada siapa harus saya lafazkan cinta itu..hanya utk Allah ,Pemilik Cinta Teragung dan rasul-Nya.

Terus-terang saya katakan yang saya jadi malu dengan diri saya sendiri, dengan Allah dan dengan dia sekali. Kini , untuk kembali mencari keredhaan dari-Nya saya tinggalkan cinta di hati saya ini,ia hanya untuk Allah. Itu sebenarnya adalah jalan terbaik bagi saya.

Saya mengaku, saya sering kali terluka dan saya sebenarnya tidak kuat untuk melakukan itu , tapi saya perlu lawan segala hasutan syaitan durjana ini untuk mencapai keredhaan-Nya. Saya terpaksa berperang dengan hati dan perasaan saya sendiri.

Sewaktu saya mentaddabur Al-Quran, ada satu ayat yang membuatkan saya berfikir sejenak bahawa wajib bagi saya berperang dengan perasaan ini. Saya tidak boleh beri kemenangan pada syaitan dalam peperangan ini. Surah Al-Baqarah, ayat 216:

”Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Kini , segala apa yang pernah ada kaitan antara saya dan dia telah saya simpan. Gambarnya yang saya simpan secara curi-curi, dairi saya yang penuh dengan catatan berkenaan dirinya, tudung pemberiannya dan semua sms nya yang saya simpan dalam buku, saya simpan di dalam kotak. Hanya satu saja pemberiannya yang saya pegang dan bawa kemana-mana saja , saya tidak tegar untuk menyimpan pemberiannya yang itu di dalam kotak. Nak tahu apa?

TAFSIR AL-QURAN pemberian dari dia. Tafsir Al-Quran yg berwarna coklat itulah yang banyak memuhasabah diri saya. Kerana Al-Quran itulah saya akhirnya sedar akan segala kesilapan saya. Jadi, TIDAK MUNGKIN saya simpan dan ‘tutup’ Al-Quran itu untuk selama-lamanya.

Dia kini sudah tamat diplomanya di Bangi dan alhamdulillah saya sudah tidak bertemu lagi dengannya. Dan dia pun sudah melangkah satu lagi fasa dalam proses mencari ilmunya , dimana dia sudah menyambung ke peringkat degree di Shah Alam. . tapi insyaAllah saya yakin dia bahagia sekarang kerana doa saya untuknya sentiasa ada agar dia berada dalam naungan cinta Illahi. Apa yang terjadi antara saya dan dia kini hanya kenangan. Bukanlah bermaksud saya putuskan ikatan persahabatan yg terjalin antara kami ..tidak..!! Haram untukk seorg muslim memutuskan silaturrahim dan menjauhi sahabatnya. Sampai kiamat pun , dia tetap sahabat saya dunia dan akhirat. Tapi dia pernah menyatakan pada saya bahawa ini yang terbaik dan saya terima dengan senang hati keputusannya itu. Cuma saat ini biarlah hanya Allah di hati saya dan biarlah masa yg tentukan siapa dia pada saya di masa hadapan.

"Jika seseorang hamba Allah menahan keinginannya dari sesuatu yang haram (kerana Allah) maka Allah akan memberikan sesuatu yang diingininya itu mengikut jalan yang halal"

Saya tahan keinginan di hati ini kerana saya yakin Allah akan kurniakan sesuatu yang halal bagi saya. Semoga satu hari kelak saya akan berjumpa dengan “putera agama” saya yang akan dapat menambahkan lagi cinta saya pada Illahi. www.iLuvislam.com
Jangan lupew Follow,komen,like and share ok =)

Rabu, 22 Disember 2010

Alhamdulillah...

Sudah sekian lama aku tak mgupdate blog aku akhirnya terbuka gak hatiku untuk berada disini.....
terima kasih wat sahabat aku M.Zubair yang telah memberikan aku idea serta semangat untuk aku terus berjuang di bumi Allah ini...
Jangan lupew Follow,komen,like and share ok =)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...